- My Heart, Your Home -

Im on the journey to…. my Father’s home..

Jul-24-2008

Hope…

Posted by imey under catatan kecil

Senantiasa akan ada esok pagi,
sebuah awal yang sama sekali baru,_
waktu bagi pukulan yang mendapat nilai
sebelum gilir terakhir,_

Senantiasa ada fajar merekah,
setelah mentari tenggelam,_

Tangan Tuhan terjulur padaku,
memegangku apabila aku merasa kecewa,

Aku ingin beristirahat, tapi…
tak ingin berhenti hidup.

Berterima kasih atas apa yang kuterima
dan bersyukur bagi apa yang Tuhan b’ri
dan apa yang aku alami,…

Tuhan,.. aku masih mencintaiMu,..

Jul-22-2008

Aku dan Sendiriku (Sendiri itu Indah)

Posted by imey under catatan kecil

Ada suatu kejutan yang sangat menyenangkan ketika pada akhirnya aku tahu bahwa sebenarnya kesepian itu semu adanya, Karena walau aku seorang diri saja tak selamanya menuju pada kesepian hidup. Ada saja kata-kata yang menandakan aku telah kehilangan keyakinan pada sesuatu yang telah membantuku melewati hari-hari sepiku.

Aku mencoba untuk terus bicara pada Tuhan. “Aku membutuhkanMu. Aku telah mencoba semua yang bisa kulakukan tapi tidak ada satupun yang berhasil. Aku merasa sama sekali tak berdaya karena tak tahu apa lagi yang harus aku lakukan. Umurku dua puluhan lebih, sehat dan punya pekerjaan. Barangkali Engkau mengetahui semua ini. Tapi aku sangat kesepian.

Hampir-hampir aku tidak mempunyai seorangpun untuk berbagi sendiriku, tak ada teman dan tak ada seorang lelaki istimewa yang kukasihi untuk dapat diajak bicara. Hidupku terasa kering dan sama sekali tak punya tempat tujuan. Aku hanya berhadapan dengan setumpuk kertas-kertas kerja sepanjang hari selama setahun lebih beberapa bulan ini, dan telah mempelajari bagaimana rasa sakit hati dimasa lalu, mengakhiri hubungan-hubungan lama, mengutarakan semua kebutuhanku, memahami dan menghadapi apa yang dikehendaki semuanya. Tetapi aku masih saja tetap sendirian.”

Sambil duduk diam, aku membiarkan keheningan ini terus menerus melandaku.

Berhari-hari, berbulan-bulan aku mengulangi kegiatan rutin ini. Aku terus menempuh kehidupanku sendiri, berhasil tertawa dan sedikit bersenang-senang. Aku menikmati diri sendiri, entah aku sedang makan diluar, shopping atau traveling. Aku juga berdoa.

Hari demi hari, ku coba untuk keep in pray, mengosongkan pikiran pada diriku dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sama sekali lagi dan lagi dan lagi.

Pada suatu pagi, saat aku terbangun dan mengetahui sesuatu telah berubah. Saat berangkat kerja, aku memandang sekeliling, sesuatu tentang cahaya matahari pagi, pohon-pohon dan rerumputan dipinggir jalan, kicauan burung, tiupan angin terasa begitu berbeda. Aku tidak tahu persis apa itu, tapi aku merasakannya.

Tak seberapa lama kemudian kutumpahkan semua isi hatiku pada Tuhan. “Aku tidak begitu yakin apa yang telah terjadi, tetapi aku merasa berbeda. Sesuatu telah kembali di dalam hati, aku tak merasa kesepian lagi. Tak ada diluar sana yang berubah, tetapi semuanya terasa begitu berbeda. Apakah Engkau mengetahui sesuatu mengenai hal ini?”.

Tiba-tiba aku diterpa ketololan pertanyaan tersebut, dan tertawa terbahak-bahak dan sekali lagi timbul keheningan. Tetapi bahkan keheningan itu terasa sangat berbeda. Keheningan itu tidak lagi menyampaikan suatu perasaan hampa dan kesepian. Sebaliknya keheningan itu memancarkan ketenangan dan kedamaian yang menakjubkan. Aku tahu pada saat itu bahwa aku telah menyadari diriku sendiri. Batinku tak terasa tertekan lagi. Aku menundukkan kepala, memejamkan mata, menarik nafas panjang, dan menghembuskannya kembali. “Thanks GOD,” bisikku.

Aku hampir tak mempunyai bayangan apa yang telah Tuhan lakukan tetapi aku merasakan kebahagiaan ini berasal dari Tuhan. Aku tak melakukan apa pun yang baru atau yang berbeda, jadi aku tau kebahagiaan ini bukan dariku. Siapa lagi kalau bukan dari Tuhan.

Aku tetap duduk dalam keheningan dan kesendirian. Merasa puas dan sangat bahagia. Kemudian aku bicara lagi pada Tuhan “Aku menyerah kepada ketidaktahuan. Aku menyerah padaMu karena Engkaulah yang berkuasa. Aku menyerah pada hidupku sebagai ungkapan kehendakMu dan bukan kehendakku dan aku berterima kasih kepadaMu atas perasaan ini, atas perubahan ini atau transformasi ini atau entah apakah ini.”

Dalam hari-hari berikutnya perasaan puasku tumbuh dan berkembang. Aku mulai memandang segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda sama sekali. Aku menikmati hidup daripada mencari “kepingan ku yang hilang”. Lenyap sudah perasaan takut, dorongan mencekik untuk mencari “lelaki sempurna” selama sisa hidupku.

Pergeseran dalam sudut pandangku itu meluas ke bidang-bidang lain pula. Daripada berjalan sempoyongan menempuh kehidupan, lebih baik aku meluncur terbang. Kunikmati kesendirianku. Aku merasa senang sekali. Sepanjang aku mempertahankan hubungan dengan batinku, aku berkelimpahan kebahagiaan, kegembiraan, kesenangan, kepuasaan dan segalanya.

Tak ada apapun yang perlu diketahui. Andaikata kehendak Tuhan aku harus mengakhiri masa lajangku, maka aku akan menikah. Bila tidak, itu pun tidak apa-apa asalkan Tuhan tidak pernah meninggalkanku. Aku tidak lagi menggenggam anggapan-anggapan yang telah kubayangkan bagaimana seharusnya hidupku. Setiap hari merupakan petualangan yang baru yang menakjubkan yang Tuhan berikan bagiku.

“ Sekali lagi Thanks GOD,” bisikku. Karena sudah menolongku melepaskan semua beban yang kupikul, semua yang mencegahku untuk melihat apa yang betul-betul ada dihati. Terima kasih karena menunjukkan diriMu sendiri padaku dalam diriku sendiri, dalam hembusan angin, dalam langit sore yang indah, dalam matahari dan hujan dan dalam banyak hal. Aku tak mungkin seperti ini tanpaMU. Terima kasih karena Kau telah menemaniku terus. Aku berjanji aku tidak akan melupakanMu,”

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dasyat dan ajaib ; ajaib apa yang Kau buat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya Mazmur 139:14

Jul-21-2008

Buatku Cinta Itu…

Posted by imey under catatan kecil, poem

Cinta

Datang kapan saja dalam hidupku

Kadang mewujud dalam saling pengertian dan persahabatan yang mendalam

yang hanya aku rasa saat bersama dengan orang-orang yang terkasih

dan bukan dengan orang lain ;

Kadang mewujud bukan dalam kata-kata

Melainkan apa yang aku rasakan dalam hati ;

Kadang mewujud dalam bagaimana merasakan kebahagiaan

Bersama keluarga, sahabat dan kekasih,.

Cinta mengajariku banyak hal untuk

Bersikap penuh kasih,.. Penuh perhatian,..Memaafkan,..

Suatu keberanian,.. kesabaran,.. kesetiaan,.. dan kepercayaan,..

Mengenali diriku sendiri,..

Menuntunku ke tempat-tempat yang kadang

tak pernah terlintas untuk mengunjunginya ;

Namun demikian

tak ada yang mampu mengalahkan rasa cintaku

Pada Tuhan, yang selalu setia bersamaku

Setiap saat dan waktu,..

Jul-19-2008

Aku dan Sahabatku

Posted by imey under Uncategorized

Manusia bisa berubah,..tapi Persahabatan Akan Tetap Abadi

Memang benar,

Kehilangan seorang teman seolah-olah menjadi suatu beban berat bagiku, ketika akhirnya aku menyadari bahwa banyak persahabatan yang mengalami perubahan, aku dan sahabat-sahabatku bukanlah satu-satunya yang mengalami keretakan seperti ini. Dan akupun menyadari bahwa hal ini merupakan bagian yang normal dari suatu kehidupan yang harus aku jalani, aku mulai bisa lebih santai dan berusaha merelakannya.

Orang bisa berubah People can change, tapi tidak berarti aku mesti kehilangan rasa sayangku pada sahabat-sahabat terbaikku. Meski banyak hal yang sekarang sudah berbeda, tidak berarti aku mesti melupakan saat-saat indah dan konyol yang pernah aku dan sahabatku lalui bersama. Aku akan selalu menyimpan kenangan-kenangan lama itu di tempat aman di hatiku. Kisah tersebut telah banyak mengajariku bahwa aku akan mengalami banyak perubahan berbeda sepanjang hidupku dan mereka.

Yang sulit bukanlah melenyapkan kenangan, melainkan bagaimana aku bisa mengumpulkan kekuatan untuk merelakannya. Dan sekarang yang terbaik adalah maju terus dan merelakan masa lalu dan biarkan selebihnya di tangan Tuhan.

Aku memang bukanlah tipe sahabat yang baik, karena kadang aku suka memaksakan kehendakku sendiri pada sahabat-sahabatku. Mungkin ini adalah salah satu dari sekian banyak faktor dari penyebab mengapa mereka meninggalkanku. Bukan apa-apa, tapi karena ketergantungan. Aku seperti kehilangan pegangan saat mereka tidak ada. Aku sangat tidak bisa lepas dari bayang-bayang sahabat, bahkan untuk mengambil suatu keputusanpun aku pasti mengandalkan mereka. Itulah kekuranganku, dan aku menyadarinya. Tuhan, ampuni aku karena selalu mengandalkan manusia daripada Engkau. Aku baru menyadarinya sekarang, karena semuanya sudah kutuai, kesia-siaan dan kesusahan adalah akhir dari semuanya.

Pada akhirnya aku hanya bisa menyesali semua keputusan yang aku ambil, menangis adalah satu-satunya pilihan terakhir yang harus aku lakukan. Aku terbelenggu dengan rasa ketidakpastian hidup dan frustrasi yang amat dalam hanya karena kehilangan seorang teman bicara. Aku berulangkali mencoba untuk tenang, tapi itupun tak mampu membendung kesedihanku.

Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara. Amsal 18:24

Setahun Empat bulan terakhir ini, aku kenal dengan seseorang, Peter namanya. Dia baik dan sangat menyenangkan kalau diajak bicara. Hatinya sama besar dengan langit yang tiada terbatas. Saat kami bicara, aku merasa seperti diberkati karena pembicaraan kami banyak membicarakan hal-hal yang mendatangkan kedamaian dihatiku. Kadang kami bicara sambil tertawa, berlimpah ruah dengan keceriaan. Dia itu teman yang sangat baik dan luar biasa, berbeda dari teman-temanku yang lain. Tuhan memang baik, Dia melakukan perkara yang besar disaat-saat yang tak terduga.

Tuhan tahu saat aku perlu pegangan hidup, saat aku kehilangan sahabat yang terdekat, Tuhan memberikan seorang sahabat yang lain, yang lebih baik dari sebelumnya. Bahkan mampu mengubah pandangan hidupku menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Kalau dulunya aku biasanya menghabiskan waktu bersama dengan sahabat-sahabatku dengan jalan-jalan dan bersenang-senang tanpa mendatangkan sesuatu yang mungkin lebih berguna. Tapi sekarang, aku dan sahabat baruku lebih banyak berdiskusi, membicarakan bagaimana berkat Tuhan.

Sahabat baruku ini sangat membantuku, apapun masalahku, saat aku membicarakan bersama dengannya, pasti aku punya jalan keluar. Kami sering membicarakan banyak hal, dari hal-hal yang penting sampai yang tidak penting. Dari hal-hal yang masuk akal sampai yang tidak masuk akal sekalipun. Aku banyak mengerti bahwa kehidupan ini selalu berputar, kadang memang ada saatnya bagiku untuk susah tapi saatnya sekarang bagiku untuk melupakan segala hal yang mendatangkan kesusahan bagiku karena aku percaya bahwa aku adalah ciptaan Tuhan, jadi Tuhan sangat tahu setiap kesusahan dan kebutuhanku.

Kesimpulannya adalah, sahabat baruku ini adalah sukacita, anugrah, kekuatan yang tak terduga, luar biasa yang tak dapat ku lukis dengan kata-kata.

Tapi bagaimanapun juga, seorang sahabat sejahat-jahatnya mereka tetap punya tempat spesial buatku, memang benar kalau teman-temanku yang dahulu lebih banyak membuatku susah dan sengsara, tapi justru aku banyak belajar dari mereka, bagaimana memberi disaat aku berkekurangan. Bagaimana menolong orang lain disaat akupun sebenarnya memerlukan pertolongan. Dan aku belajar bahwa tanpa merekapun aku bisa hidup sendiri karena aku sebenarnya sangat kuat dan berharga bahkan sangat berharga. Tuhan memang adil, Praise God.

Karena aku sangat menghargai nilai sebuah persahabatan, maka aku sangat berharap kalau persahabatanku kali ini bukanlah untuk suatu jangka pendek setelah dua atau tiga bulan kedepan aku harus kehilangan lagi, tapi untuk waktu yang tak terbatas, walau harus ku akui bahwa tidak ada persahabatan sejati hanya Tuhan satu-satunya yang mampu menjadi sahabat baikku disaat-saat jiwaku terasa kering.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Amsal 17 : 17
Jul-17-2008

Tentang Pertemanan

Posted by imey under catatan kecil, poem

For someone,.. niy.. mey posting lagi puisi ini buatmu, semoga km tahu betapa berartinya persahabatan kita dari apapun buatku.

Tentang Pertemanan

Memiliki seorang sahabat
Sama seperti memberi hadiah
Pada diriku sendiri

Seorang sahabat yang masuk di dalam hidupku
dan berlalu dengan cepat.
Ada juga yang tinggal beberapa dan meninggalkan jejak.
Dan karena jejak itu
diri kita pun tidak akan pernah sama dengan
keadaan kita sebelumnya.

Bersahabat dekat dengan seseorang itu membutuhkan
Banyak pengertian, waktu dan rasa percaya.
Dengan semakin dekatnya masa hidup yang tidak pasti,
Teman-teman adalah
Harta yang paling berharga dari semuanya.

Dan saat-saat seperti ini,
Orang mulai menyalahkan keadaan
Tapi aku tak percaya dengan keadaan
Tapi kehidupan yang baru, itu yang aku percaya
Tak ada gunanya lagi melihat keadaan
Karena semuanya tak kan bisa membalikkan keadaan

Tentang persahabatan,..
Bagaimanapun persahabatan itu
Antara aku dan sahabatku ada suatu jalinan yang tak terlihat
Oleh kasat mata manusia
Tapi mata hati..
Yang mampu mengubah keadaan yang terjadi
Aku tahu,…
Aku tak ada disampingnya
Dia tak ada disampingku juga
Aku membutuhkannya
Dan dia memelukku dari jauh
Karena dia tahu, yang aku butuhkan adalah
Sebuah pelukan hangat dijiwa dan sebuah genggaman erat
Dia menggenggamku dan berkata
Menangislah,..
karena kau membutuhkan itu…

Jul-17-2008

Verse Today,…

Posted by imey under Uncategorized

By night my bed I sought him whom my soul
loveth; I sought him, but I found him not.
I will rise now, and go about the city in the streets, and
in the broad ways I will seek him whom my soul loveth:
I sought him, but I found him not.
The watchmen that go about the city found me: to
whom I said, Saw ye him whom my soul loveth?
It was but a little that I passed from them, but I found
him whom my soul loveth; I held him, and would not
let him go, until I had brought him into my mother’s
house, and into the chamber of her that conceived me.

…..from Song of Solomon,_ Chapter 3

Jul-15-2008

Dear Daddy

Posted by imey under catatan kecil

Dear Daddy,..

Dad, I’m blessed to be your daughter
You are the man i’ll respect till i die
The greatest gift came from God is you
You has always taught me ’bout care and share
You are someone to look up no matter how tall i’ve grown
You are my Dad

Dad, if all the fathers
Had lined up one by one,
And God told me to pick,
I’d still choose to be your daughter.
I’m proud to have a father like you
You guides us in all Godly ways
So i will take the right path
and always serve the Lord with praise
I’m glad to be your daughter

I always feel safe and warm when you are with me
You are the best father
You always help me to make a right choices
Without you Dad,. i wouldn’t be the woman i am today
You make me feel protected
I’m shelter by your care
You’re always there, when i need you
I’m happy and feel grateful
Knowing that you are my Dad
And as your daughter, i hope that you know
Thousand words never enough to describe how important you are
I’m thankful that I can depend on you
My love for you continues to grow
I love you Dad..

Your Daughter,

Jul-12-2008

I’m Already Blessed

Posted by imey under poem

Maybe I’ve never made a fortune
But i never worried about that much
However,…. I’m very happy girl…

Sometimes,..
I realize that
I like to win, but i think i can’t
it’s almost certain i won’t
It’s all in the state of my mind

I aware that,..
There’s nothing to fear
I believe that i can win in every battle
Theres no one like me
That only me in this world today
I will find the happiness that endures

What i’m reaping first,
More than better anything i sowed.
Well, i thank God for that
For His blessing for me
and the mercies He’s bestowed to me
He help me not to be a griper
For gives me strenght and courage
I will not ask for other blessings
’cause I’m already blessed enough.

Subscribe to - My Heart, Your Home -