Archive for the ‘Poem’ Category
Hari Biru…..
payungku patah tujuh
sendirian menunggu kamu
yang (katanya) datang menjemputku
membawaku pergi berlindung
dari tajamnya hantaman hujan yang terus
dan terus mengguyurku
tak ada kering menempel beku
dan hatiku terasa dingin membiru
Hari Biru…..
serasa pukulan sedang berlabuh
kuayunkan kaki menjauh
merangkak menyusuri tepian jalan berbatu
sebuah beling menempel dan merobek kulitku
kulit di telapak tangan dan lututku
mengubah air hujan menjadi aliran kesakitan yang saling beradu
tanganku tak dapat meraihmu
dan lututku terasa gemetar tak mampu bertahan menghadapimu
Hari Biru…..
dan curahan ini tak berhenti menggangguku
aku cuma mampu berucap dalam hati
“…sungguh dirimu tak mampu kuraih…”
tak apa
meski tak ada tempat untukku melindungi diri
tak ada dia…
tak ada kamu yang ku tunggu…
hidup serasa di arena perang timur jauh
Hari Biru……
hatiku biru
jalan ini ternyata cuma jalan buntu
ah.. biarkan saja hujan ini terus menyerbuku
menghujam tanpa henti menyiksaku
kupikir jiwaku sedang menjauh
dan hari ini bukan saatnya
sebuah pembuktian jiwa
walau sebenarnya yang ku butuh
cuma sepotong bayang dirimu di depan mata
tapi biarlah…
semakin kuteruskan perjalanan ini
luka ini akan semakin bertambah dalam
dan akan terus menghancurkanku perlahan-lahan
Hari Biru…..
hari kelabu
dan penantianpun berakhir dengan sempurna
___ hope another blue day will come ___

Jangan memuja rasa yang hilang
Dulu hanya bayangan kelam
Jalan rata tampak membentang
Jejak berlubang jauh dibelakang
Lintasan boleh bergelombang
Lubang boleh sama dalam
Tapi lain dulu lain sekarang
Jejak kaki jangan melayang
Jangan sampai terperosok jurang
Lubang terdahulu adalah pengalaman
Jaring kenyataan membungkus senang
Tapi harapan masih membentang
Di depan sejuta mimpi memanjang
Siapkan hati jangan melintang
Agar mata bebas melenggang
Hai gadis,.. lihat kedepan
Jangan menoleh ke kiri ke kanan
Tatap saja arah menantang
Diam disana menunggu impian
Kita hidup karena lawatan
Awas jangan (lagi) jatuh ke lubang
Jurang dulu lubang sekarang
Tak ada beda masih melintang
Siapkan diri maju berperang
Pasti kemenangan dibawah pulang



