Posts Tagged ‘cry’

‘Ampun’ kataku padaNya,
Dia datang memberiku teguran
Kali ini dengan keras Dia menghajarku
Kesakitan yang luar biasa
Membuatku tak bisa memejamkan mata
Dengan keadaan yang sekarang,_
‘Ampun’ kataku lagi padaNya,
Kali ini dengan sejuta penyesalan yang tak terkatakan
Dengan segala keberadaanku sekarang
Dan dengan segala yang kumiliki
Serta kekuatan dan kebanggaan diri
Tak mampu menandingi dasyat teguranNya kali ini
‘Ampun’ kataku sambil memohon padaNya,
Dia memandangku dan sekarang bukan dari jauh lagi
‘AnakKu’ kata itu keluar lagi dari mulutNya
Dan tanganNya yang lembut merangkul dan mengangkatku
‘Kembalilah padaKu dan jangan melakukan kesalahan yang sama lagi,
ini semua Ku lakukan karena Aku mengasihiMu
Kamu adalah kesayanganKu’
‘Ampun’ kataku sekali lagi padaNya,
dan aku berusaha diam dan tidak bergerak
Berusaha menenangkan diri dan mencoba bersandar padaNya
Mengingat-ingat lagi tiap detik waktuNya buatku
dan setiap kasihNya yang tidak mungkin dapat kubalas
Bapa,..
Akupun sangat mengasihiMu,..
Ini aku anakMu,..
Ajar aku lebih jauh mengenalMu,..
Ajar aku untuk tahu menghitung berkatMu tiap-tiap hari,..
Ajar aku untuk mengerti kehendakMu dalam hidupku
Bapa,..
Biarlah segala kemuliaan hanya bagiMu,_

Apakah akhirnya gw baru bisa menyadari bahwa semua ini adalah nyata? Apakah gw akhirnya baru bisa mengakui bahwa “Now I know its real…” Gw ga tau… Like usual… Reaksi gw selalu lambat datangnya… Dan gw betul-betul merasakan kehilangan yang amat sangat… Kehilangan terbesar yang pernah gw rasakan…
Gw tau gw pernah merasakan kehilangan seseorang yang begitu sangat berharga dalam hidup gw. Dan rasanya sungguh berat dan gw betul-betul gak mau merasakan hal seperti itu lagi. Gw hanya bisa berkata “Lebih baik gw mati daripada harus merasakan hal seperti ini lagi…”
Tapi gw betul-betul gak pernah menyangka…
Gw akan merasakan kehilangan yang lebih berat lagi… Rasanya begitu sakit jika saya harus menyadari bahwa ini akan terjadi selama-lamanya…
Akhirnya gw menyadari… Bahwa semua itu sekarang tinggal kenangan… Akhirnya gw harus menerima bahwa semua itu memang benar-benar sudah berakhir… Akhirnya gw harus menerima bahwa semua ini adalah nyata!!!
Tidak ada lagi seorang adik yang membuat gw bisa merasakan arti yang sebenarnya dari persaudaraan itu. Tidak ada lagi seseorang yang membuat gw bisa ketawa dan gemes habis kepadanya… Dan tidak lagi dapat kulihat masa depannya yang begitu cerah…
Now I know it`s real…
Setelah berhari-hari…
Baru sekarang gw bisa merasakan bahwa semua ini adalah beneran dan nyata…
Pahit… Banget malah… Tapi gw tetap harus bisa menerimanya… Dan hanya satu hal yang bisa gw lakukan untuk menerima kenyataan ini.
Gw percaya sekarang dia udah bahagia bersama Bapa di surga. Dia juga ga akan merasakan sakit yang amat sangat lagi, sakit yang gw tau begitu menyiksa… Dan gw percaya… Kita semua akan kembali bertemu di surga suatu saat nanti.
Hanya ini yang bisa menguatkan saya.
Bapa.. Tolong kuatkan saya!!!
Terima kasih untuk semuanya selama ini. Maafkan saya yang tidak banyak meluangkan waktu belakangan ini…
Dan tolong… Maafkan saya yang tidak sempat mengangkat telepon terakhir kamu…
Bapa… Saya mohon…
Tolong kuatkan saya, Tuhan!!!
HK - (diposting kembali dengan ijin penulis)



